Home / PROFIL / TENAGA PENDIDIK

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)

2022-12-11 22:00:57

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice)  Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran



Lokasi

SMK Bina Putera Nusantara Tasikmalaya

Jl. Sukarindik No. 63 A

Lingkup Pendidikan

Sekolah Menengah Kejuruan

Tujuan yang ingin dicapai

Meningkatkan motivasi peserta didik dalam belajar pada materi perhitungan denyut nadi

Penulis

Nida Hanifah, S.Kep

Tanggal

PPL aksi 3 pertemuan ke 1 dan 2 : 10 November 2022

Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.

 

Latar belakang masalah dari praktik pembelajaran ini adalah :

Ø  Motivasi belajar peserta didik belum maksimal.

Ø  Kurangnya minat belajar peserta didik

Ø  Merasa bosan saat pembelajaran dan ingin cepat selesai

Ø  Kurangnya partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran

Ø  Pembelajaran cenderung berpusat pada guru

Ø  Kurangnya pemanfaatan media pembelajaran dan penggunaan model pembelajaran yang kurang inovatif

 

Praktik pembelajaran ini sangat penting untuk dibagikan karena:

Praktik pembelajaran ini sangat penting untuk dibagikan karena :

Ø  Praktik pembelajaran ini kedepannya dapat menjadi bahan bacaan sehingga tenaga pendidik dapat menggunakan model pembelajaran inovatif yang sesuai dan memantik stimulus peserta didik sehingga dapat berdampak pada peningkatan motivasi belajar

Ø  Praktik pembelajaran ini bisa memotivasi saya sendiri untuk mendesain pembelajaran yang kreatif dan inovatif

Ø  Praktik pembelajaran ini bisa memotivasi guru lain dalam hal mendesain pembelajaran yang kreatif dan inovatif

Ø  Praktik pembelajaran ini bisa menjadi referensi dan inspirasi guru-guru lain bagaimana cara mengatasi permasalahan pembelajaran ini

Ø  Dengan menerapkan model dan metode pembelajaran yang bervariasi, peserta didik sangat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, simpulan dan sampai dengan refleksi serta penutup.

Ø  Model dan metode pembelajaran lebih bervariasi.

Ø  Media dan Alat/Bahan Pembelajaran lebih inovatif dan tidak monoton sehingga menarik perhatian peserta didik/tidak membosankan.

Ø  Proses bembelajaran lebih terstruktur.

Ø  Pembelajaran berpusat pada peserta didik.

Ø  Saat proses pembelajaran berlangsung peserta didik lebih fokus.

Ø  Pembelajaran lebih menarik.

Ø  Tercapainya tujuan pembelajaran sesuai dengan yang direncanakan.

Yang menjadi peran tanggung jawab saya dalam praktik ini yaitu:

Ø  Sebagai guru dan fasilitator yang bertanggung jawab dalam mendesain pembelajaran yang kreatif, inovatif, menantang dan menyenangkan menggunakan model, metode, dan media pembelajaran yang tepat dan inovatif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan bisa meningkatkan motivasi belajar peserta didik

Ø  Memperoleh bimbingan dalam proses penyusunan rencana pembelajaran

Ø  Saya berdiskusi dan mempresentasikan hasil penyusunan rencana pembelajaran PPL aksi  bersama dosen, guru pamong, dan teman-teman mahapeserta didik PPG.

Ø  Melakukan revisi perbaikan rencana pembelajaran berdasarkan sharing dari hasil diskusi dan presentasi yang sudah dilakukan.

Ø  Mengunggah perangkat pembelajaran PPL di LMS.

Ø  Melaksankan PPL berdasarkan  perangkat pembelajaran

Ø  Mendokumentasikan dalam bentuk video proses pelaksanaan PPL

Ø  Mengunggah video tanpa editing (original) pada LMS.

Ø  Mengunggah video yang sudah di edit durasi 15 menit pada LMS.

Ø  Melakukan refleksi kegiatan yang sudah dilaksanakan.

Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat?

 

Berdasarkan hasil kajian literatur dan wawancara, serta dikonfirmasi melalui observasi dapat diketahui bahwa penyebab munculnya masalah belum optimalnya ketercapaian tujuan pembelajaran dan rendahnya motivasi belajar peserta didik saya adalah:

Ø  Faktor internal peserta didik seperti masalah kesehatan baik fisik maupun psikis, kondisi emosional yang masih labil, kurang disiplin, tidak ada rasa tanggung jawab belajar, tidak percaya diri, tidak ada inisiatif dan tidak semangat belajar.

Ø  Faktor eksternal peserta didik yakni kondisi lingkungan diluar diri peserta didik, seperti masalah di keluarga, dan konflik dengan teman. Ketika perasaan tidak senang itu muncul dalam dirinya maka hal itu dapat mengganggu ketenangan dan kenyamanan hatinya bahkan konsentrasi belajarnya pun menjadi terganggu.

 

Yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan yaitu:

Ø  Kesiapan peserta didik dalam proses pembelajaran.

Ø  Keaktifan peserta didik dalam pembelajaran mandiri  atau kelompok saat proses pembelajaran.

Ø  Merancang pembelajaran inovatif yang membuat peserta didik aktif

Ø  Membuat media pembelajaran yang menarik peserta didik dalam belajar

Ø  Menggunakan metode pembelajaran yang meningkatkan peran aktif peserta didik

 

Yang terlibat pada PPL yaitu :

Ø  Peserta didik sebagai sentral dalam proses pembelajaran

Ø  Guru sebagai fasilitator.

Ø  Dosen dan guru pamong sebagai pembimbing dalam     proses melaksanakan pembelajaran PPL.

Ø  Kepala sekolah sebagai penanggung jawab

Ø  Tim penilai

Ø  Management sekolah dan rekan sejawat yang membantu terlaksananya kegiatan ini.

 

 

Aksi :

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini

 

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut :

Ø  Mengidentifikasi masalah dengan melakukan refleksi pengalaman diri selama mengajar

Ø  Wawancara terkait masalah yang ditemukan kepada kepala sekolah, guru, teman sejawat, dan pakar

Ø  Mencari akar penyebab masalah

Ø  Melakukan kajian literatur dan wawancara kembali terkait dengan akar penyebab masalah dan penentuan solusi

Ø  Menarik kesimpulan dari akar penyebab masalah dan penentuan solusi

Ø  Merancang rencana aksi dan mendiskusikan bersama dengan doseb, guru pamong, dan rekan mahawiwsa ppg

Ø  Melaksanakan rencana aksi pada ppl

Ø  Mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan.

Ø  Menetukan beberapa alternatif solusi masalah baik melalui kajian literatur ataupun kajian      wawancara  untuk meningkatkan motivasi peserta didik dalam pembelajaran yaitu dengan  :

1. Menggunakan model pembelajaran yang tepat, menarik dan interaktif seperti Problem Based Learning. Hal   ini   diperkuat   berdasarkan   kajian literatur menurut Egen dan Kauchak (2012) Problem Based Learning merupakan    suatu    pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi peserta didik untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh  pengetahuan   dan   konsep yang esensial dari materi pelajaran.

Penggunaan    model  pembelajaran problem  based  learning dapat memberikan dampak:

a. Menantang kemampuan peserta didik untuk menemukan pengetahuan baru.

b. Meningkatkan motivasi dan aktivitas pembelajaran peserta didik.

c. Membantu  peserta didik untuk mengembangkan     pengetahuan barunya

 

2. Memanfaatkan pendekatan dan media pembelajaran berbasis TPACK seperti video pembelajaran (youtube), mengunggah hasil video praktikum ke instagram, evaluasi formatif di e-learning dan powerpoint. Sedangkan menurut Koehler (2013) Technological Pedagogical   Content Knowledge (TPACK) merupakan sebuah kerangka teoritis untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran Penggunaan pendekatan dan   media berbasis TPACK dapat memberikan dampak:

a. Meningkatkan pemahaman peserta didik melalui keterlibatan teknologi.

b. Meningkatkan keterampilan guru dalam mengolaborasikan teknologi

c. Pembelajaran yang rumit bisa disederhanakan dengan bantuan teknologi.

d. Membantu guru dalam mencapai tujuan pengembangan kompetensi.

 

Strategi yang dilakukan

Ø  Memilih media pembelajaran yang tepat dan menarik juga sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik, yaitu disini saya menggunakan Video Pembelajaran,   kemudian Slide PPT.

Ø  Proses pemilihan media pembelajaran yang berupa video, harus mencakup: materi yang sesuai, suara dan tampilan videonya jelas dan mudah dimengerti, sedangkan proses pembuatan media PPT: gambar dan tulisannya harus jelas, singkat dan mudah dimengerti, serta tampilan yang menarik untuk dibaca.

Ø  Mendapatkan dukungan dari Kepala Sekolah.

Ø  Membutuhkan kerja sama antara peserta didik dan teman sejawat yang membantu pada saat pengambilan video.

Ø  Strategi yang dilakukan oleh guru adalah dengan terus belajar dan mengupgrade kemampuan pedagogis seperti penguasaan metode, model dan penguasaan media pembelajaran melalui berbagai diklat, MGMP, seminar dan kegaiatan lainnya yang menunjang kegiatan pembelajaran guru di kelas sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad 21 yang menjadikan peserta didik sebagai pusat pembelajaran.

 

Proses praktik pembelajaran :

Ø  Praktik pembelajaran materi perhitungan denyut nadi dilaksanakan pada PPL siklus ke 3 dengan 2 kali pertemuan

Ø  Proses dalam pelaksanaan PPL disaksikan oleh Ibu dr.Mutmainnah selaku dosen pembimbing, Ibu Ernawati Nur, M.Pd selaku guru pamong yang sign in melalui G-meet

Ø  Pelaksanaan PPL ini juga didampingi oleh observer yang merupakan Wakil Kepala Sekolah SMK Bina Putera Nusantara bagian Manajemen Mutu

 

Adapun yang terlibat dalam  praktik pembelajaran pada PPL siklus 3 adalah :

Ø  Saya sebagai guru

Ø  Ibu dr. Mutmainnah selaku dosen pembimbing

Ø  Ibu Ernawati Nur, M.Pd selaku guru pamong

Ø  Bapak Yayan Dryanto, M.Pd selaku observer

Ø  Peserta didik kelas XI AKCG berjumlah 31 sebagai peserta

Ø  Kameramen

 

Sumber daya atau materi yang diperlukan adalah:

Ø  Buku Keterampilan Dasar Tindakan keperawatan SMK

Ø  Media ajar Microsoft Power Point

Ø  Gambar dan Video Pembelajaran

Ø  Laptop

Ø  LKPD

 

Refleksi Hasil dan dampak

Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?  Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

 

Dampak dari aksi dan Langkah-langkah yang dilakukan yaitu :

Ø  Penggunaan dari video pembelajaran dan presentasi slide PPT sangat membantu pemahaman peserta didik terkait materi yang diajarkan.

Ø  Pemilihan Model, Metode, dan media sangat efektif , dilihat dari keaktifan peserta didik melakukan setiap kegiatan pembelajaran, peserta didik mampu memberikan tanggapan dan jawaban di setiap diskusi kelompok.

Ø  Semua dapat dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

Ø  Tercapainya kegiatan sesuai dengan harapan.

Ø  Penggunaan metode  pembelajaran yang inovatif          efektif dapat meningkatkan kemampuan pemahaman terkait perhitungan denyut nadi

Ø  Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning sangat efektif dapat meningkatan motivasi berfikir kritis peserta didik terkait materi pembelajaran

Ø  Penggunaan media pembelajaran berbasis TPACK efektif membantu proses pembelajaran peserta didik pada materi pembelajaran

Ø  Penerapan metode pembelajaran berbasis demonstrasi dan praktikum membantu proses pembelajaran           prosedur perhitungan denyut nadi.

 

Apakah hasilnya efektif Atau tidak efektif? Mengapa?

Ø  Hasilnya sangat efektif, karena peserta didik sangat antusias saat proses pembelajaran berlasung, mulai dari pendahuluan hingga proses pembelajaran selesai.

Ø  Penggunaan    metode, model, dan      media pembelajaran yang inovatif sesuai dengan pembelajaran abad 21 dapat meningkatkan hasil pembelajaran yang dilakukan hal ini dibuktikan dari tingkat keaktifan dari para peserta didik dan hasil belajar mereka yang lebih baik

Ø   

Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan:

Ø  Respon kepala  sekolah sangat positif dan mendukung penuh atas kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan.

Ø  Rekan sejawat sangat positif dan antusias, sehingga mereka juga ingin melaksanakan model pembelajaran yang telah saya laksanakan. Karena berdampak besar terhadap motivasi belajar peserta didik.

 

Yang menjadi faktor keberhasilan yaitu :

Ø  Dukungan kepala sekolah, managemen sekolah,  dan rekan sejawat yang turut membantu mempersiapkan alat dalam proses perekaman kegiatan pembelajaran.

Ø  Situasi dan kondisi sangat mendukung terlaksananya kegiatan PPL.

Ø  Dapat mengantisipasi atau mengatasi tantangan yang dihadapi sebelum hari pelaksanaan PPL

Ø  Berusaha melaksanakan semaksimal mungkin apa yang telah direncanakan.

Ø  Model pembelajaran PBL, media gambar dan video pembelajaran, metode pembelajaran dengan diskusi, tanya jawab, presentasi membuat peserta didik lebih aktif, pembelajaran berbasis student center sehingga memudahkan peserta didik memahami konsep materi.

 

Ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan?

Ø  Pengambilan video pada saat pelaksanaan proses pembelajaran PPL belum optimal karena keterbatasan alat bantu tripod kamera sehingga hasil  rekaman video belum maksimal.

 

Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut :

Ø  Pembelajaran yang bisa diambil dari proses kegiatan yang sudah dilakukan adalah hendaknya seorang guru harus terus berkreasi berinovasi dalam melaksanakan kewajiban pembelajaran dikelas dengan memilih metode, model dan media pembelajaran yang sesuai sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.

Ø  Untuk melaksanakan proses pembelajaran sehari- hari lebih tertib dan terstruktur.

Ø  Peserta didik lebih tertarik dan fokus.

Ø  Pembelajaran lebih bervariasi.

Ø  Pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan.

Ø  Media dan alat/bahan pembelajaran lebih inovatif.

 


Nida Hanifah, S.Kep

Guru Produktif Keperawatan

Alumni Testimony


Smk bpn semoga sukses , makin maju , makin jaya , semakin di depan🙏🙌

Selviana Setiawan
Tasikmalaya

SMK Bisa, BPN Beda, BPN terus Jaya. amiin

Dani Ramdani
Tasikmalaya

SMK Bisa, BPN Beda !!!

mang ohim
Bandung

Contact us


Contact Info

Jl Sukarindik No 63 A, Kel. Panyingkiran, Kec. Indihiang Kota Tasikmalaya

smkbpntasikmalaya@yahoo.co.id

+62-265-346079

+62-265-346079

SMK BPN On Map