Home / News

441 Lulusan SMK BPN dan SMK jejaring tersertifikasi Kompetensi dari BNSP

2021-06-04 04:27:34

TASIKMALAYA – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMK BPN Tasikmalaya melaksanakan Uji Sertifikasi Kompetensi (USK) di Tempat Uji Kompetensi (TUK) sewaktu terverifikasi. Ada 441 asesi yang mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi LSP SMK BPN Tasikmalaya. Kegiatan ini berlangsung pada 5 April – 4 Juni 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Lembaga Sertifikasi Profesi  (LSP) SMK BPN Tasikmalaya selain menyelenggarakan Uji Sertifikasi Kompetensi secara mandiri juga menjadi tempat Uji Sertifikasi Kompetensi bagi SMK lain (SMK jejaring), diantaranya SMK Hikmah Garut, SMK PCB, dan SMK Satya Bakti.

Inti kekuatan daya saing sebuah bangsa terletak pada sumber daya manusianya. Tenaga kerja yang berdaya saing dan terampil salah satunya dapat dilahirkan dari pendidikan vokasi yang bermutu dan relevan dengan tuntutan dunia kerja yang dinamis. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) BPN Tasikmalaya merupakan salah satu lembaga pendidikan vokasi yang menyiapkan tenaga terampil siap kerja. Lulusan SMK BPN pun mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi (USK) di LSP milik sendiri yaitu LSP SMK BPN Tasikmalaya untuk mendapatkan sertifikat kompetensi yang bisa digunakan untuk mencari kerja di dunia usaha atau dunia industri.

Pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi dimaksudkan sebagai sarana untuk mendapatkan bukti-bukti yang valid, berlaku sekarang/terkini/ serta otentik sebagai dasar apakah peserta uji sudah kompeten atau belum kompeten terhadap unit kompetensi yang diujikan. Uji Sertifikasi Kompetensi dilakukan melalui proses penilaian (assesment) melalui pengumpulan bukti yang relevan untuk menentukan apakah seseorang telah kompeten atau belum kompeten pada skema sertifikasi tertentu. Uji Sertifikasi Kompetensi LSP SMK BPN Tasikmalaya bersifat terbuka, tanpa diskriminasi dan diselenggarakan secara transparan. Prinsip-prinsip yang dipenuhi dalam uji kompetensi adalah valid, reliable, fleksibel, adil, efektif dan efisien, berpusat pada peserta uji dan memenuhi syarat keselematan kerja.

Uji Sertifikasi Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) merupakan puncak penilaian bagi para siswa untuk mengukur kompeten atau tidaknya dari semua unit kompetensi yang sudah dipraktikkan siswa selama di SMK. Kompetensi  siswa  diuji oleh asesor pada Uji Sertifikasi Kompetensi. LSP SMK BPN Tasikmalaya memiliki 13 asesor untuk 6 Kompetensi Keahlian, yakni Farmasi Klinis dan Komunitas, Farmasi Industri, Kimia Analisis, Asisten Keperawatan, Teknik Transmisi Telekomunikasi, dan Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi.


Jumlah peserta Uji Sertifikasi Kompetensi LSP SMK BPN Tasikmalaya di kompetensi keahlian Farmasi Klinis dan Komunitas terdiri dari 206 orang. Pelaksanaannya tanggal 5 dan 6 April 2021 di TUK Farmasi SMK Hikmah Garut (Sekolah Jejaring), tanggal 9 April 2021 di TUK Farmasi SMK PCB (Sekolah Jejaring), tanggal 24 – 28 Mei 2021 di TUK Farmasi SMK BPN, dan 3 -  4 Juni 2021 di TUK Farmasi SMK Satya Bakti (Sekolah Jejaring).  Kompetensi keahlian Farmasi Klinis dan Komunitas memiliki  4 (empat) orang asesor.

Jumlah peserta Uji Sertifikasi Kompetensi LSP SMK BPN Tasikmalaya di kompetensi keahlian Farmasi Industri terdiri dari 41 orang. Pelaksanaannya tanggal 28 Mei- 2 Juni 2021 di TUK Farmasi Industri SMK BPN. Kompetensi keahlian Farmasi Industri  memiliki  3 (tiga) orang asesor.